Kantor Cabang CU MANDIRI untuk wilayah Kotamadya Medan dan sekitarnya resmi dibuka pada tanggal 1 Nopember 2007. Hingga 12 Desember 2007, jumlah anggota yang diterima adalah sebanyak 550 orang.

Kantor Pelayanan yang terletak di jalan Jenderal A.H. Nasution No. 98 Medan ini merupakan Kantor Cabang termuda dari 6 Kantor Cabang yang sudah ada.

slide1.jpg 

Pelayanan pada kantor cabang ini dibuka setiap hari kerja Senin-Jumat mulai pukul 08.30-16.30 WIB.

Dengan motto “MELAYANI DENGAN SEPENUH HATI”, Kantor Cabang Kotamadya Medan dan sekitarnya ini akan secara terus menerus memberikan pelayanan yang terbuka kepada seluruh lapisan masyarakat Medan dan sekitarnya.

Denah lokasi kantor pelayanan ini, dapat dilihat pada Sketsa berikut ini:

 denah.jpg

Dengan 1 (satu) orang tenaga administrasi keuangan dan 5 (lima) orang petugas Microfinance pada tahap awal pembukaan kantor ini, diharapkan mampu melayani semaksimal mungkin seluruh anggota yang telah mendaftar, menabung dan meminjam di CU MANDIRI. Penduduk Kotamadya Medan dan Sekitarnya dengan berbagai latar belakang pendidikan, pekerjaan dan profesi serta banyak  keanegaraman lainnya yang ditemui di Ibukota Propinsi Sumatera Utara ini, merupakan tantangan tersendiri bagi CU MANDIRI untuk terus mengembangkan sayapnya.

Ekspansi ini sudah merupakan tekad yang telah diwujudnyatakan, maka tak satupun penghalang mampu mematahkan semangat kami untuk secara terus menerus membangkitkan kesadaran masyarakat Medan dan Sekitarnya, bahwa Credit Union adalah satu-satunya lembaga di dunia yang eksistensinya membantu dan membangkitkan taraf hidup kaum lemah telah teruji oleh apapun, termasuk badai krisis ekonomi. Tunggu apa lagi? Mari bergabung bersama kami dan 14.000 anggota lainnya yang telah terlebih dahulu merasakan manfaat ber Credit Union.

Datang dan hubungi kami di Kantor Cabang Medan di alamat di atas, atau hubungi petugas kami yang siap kapan saja, kemana saja untuk sosialisasi dan memperkenalkan Anda secara pribadi maupun kelompok Anda, baik kelompok umat salah satu agama, kelompok petani, kelompok karyawan dan buruh, serta kelompok lainnya dengan Credit Union dan berbagai manfaat simpanan dan pinjamannya.

Petugas kami yang dapat Anda hubungi:

Hieronimus Jolong, 081396326433; Pangontangan Sinaga, 081397412027; Robert Nababan, 081397389320; Hetty Damanik, 08126492439; Marta Simarmata, 081370456208; Nelly Gultom, 081376667774

BRAVO MEDAN!

4 Komentar

  1. Koperasi memang sangat membantu dalam berusaha menjadi mandiri. Adakah semangat kebersamaan itu menjadi dasar utama para Pengurus CU Mandiri..? Maju terus CU Mandiri. Mungkin saya akan menjadi bagian dari CU Mandiri. Bravo Medan

    • Horas Pak Situmorang,
      Sudah pasti pak Tumorang, semangat kebersamaan menjadi dasar utama para Pengurus CU MANDIRI. Karena dasar kita memang kumpulan orang kan? Kalau lah terjadi kesalahpahaman dan perbedaan pendapat, itu hal wajar dalam kebersamaan, karena ketika kebersamaan ada, tentu dalam kebersamaan itu ada banyak pikiran, ide, pendapat yang tidak sama, yang pada akhirnya harus disamakan.
      Hahahaha….. Mau jadi anggota, kog pake mungkin sih pak Tumorang….. harus lah…. supaya jangan hanya pengakuan kalau koperasi sangat membantu dalam berusaha menjadi mandiri. Ok Boss?
      Bravo juga Mr. Tumorang.

  2. apa persyaratan masuk CU??
    bagaimana tata cara peminjaman di CU??
    kok ga ada CU di Tarutung??

    • Hallo mbak Dame Martina Sianturi.
      Salam Sejahtera yah!
      Persyaratan masuk CU gampang kog mbak, cukup isi formulir, serahkan fotocopy KTP yang masih berlaku, dan pasphoto terbaru ukuran 3 X 4 cm, 2 lembar dan melunasi Uang Pangkal, Simpanan Pokok dan Simpanan Wajib. Itu di CU MANDIRI. Setiap CU mungkin punya aturan khusus untuk persyaratan diterima untuk menjadi anggota dan besarnya kewajiban anggota pada awal dan perbulannya.
      Intinya, masuk CU itu menabung dulu. Sisihkan pendapatan per hari/minggu/bulan secara teratur selama masa waktu yang ditetapkan oleh CU yang mbak masuki.
      Syarat meminjam juga berbeda untuk masing-masing CU, tetapi jelas lebih mudah dibanding dengan berurusan dengan pihak bank atau lembaga keuangan lainnya. Yang pasti, pinjaman akan diberikan bertahap (tidak langsung besar). Jika lebih besar dari simpanan, harus dengan agunan. Mengapa dengan agunan? Tentu supaya uang yang dipinjamkan itu aman dan bisa dijamin akan kembali. Yang sulit kan bukan menyerahkan agunan mbak, tapi lebih kepada menilai karakter peminjam? Pinjaman berikutnya juga dinilai dari bagimana kita menabung dan membayar pinjaman sebelumnya.
      CU di Tarutung ada tuh, coba sesekali jalan jalan ke komplek Gereja Katolik di sana, dan bertanyalah di sana.
      Kalau mereka belum membuka kesempatan kepada masyarakat umum untuk menjadi anggota, coba cari informasi dari CU di gereja tersebut, tentang CU lain yang keanggotaannya sudah terbuka untuk seluruh anggota masyarakat.
      Demikian bu, semoga terpuaskan.
      Salam sejahtera.
      H. Jolong


Tulis sebuah Komentar

*
*